Notification

×

Iklan

Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Batu Kapur Seret 2 Kendaraan Dibelakangnya

Senin, 30 Mei 2022 | 00:59 WIB | 0 Views Last Updated 2022-05-29T18:00:20Z

SUKABUMI, jejakinformasi.id -
Diduga akibat tak kuat menanjak, Truk pengangkut batu kapur terguling di Tanjakan Pamuruyan, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 20.30 WIB, Minggu (29/05/2022) malam.

Informasi yang berhasil dihimpun jejakinformasi.id di lokasi, insiden kecelakaan yang mengakibatkan 2 minibus terseret oleh truk jenis Hino bernopol B 8547 AQ yang melaju dari arah Sukabumi dengan tujuan Bogor.

Tak ayal truk bermuatan berat berupa bongkahan batu kapur itu kembali meluncur ke bawah dan menabrak dua kendaraan lain yang berada tepat di belakangnya.

Dua kendaraan lain yang berada tepat di bagian belakang, minibus bernopol F 1596 WY dan bernopol B 2872 UKQ tidak dapat mengelak saat truk batu kapur kembali menggelinding di Tanjakan Pamuruyan.

Menurut Dedin Syarifudin warga Cibadak pengendara Mobil Avanza yang melaju searah menuju Bogor dengan truk batu kapur itu mengaku hanya pasrah saat kendaraan yang berada didepannya kembali meluncur menghantam mobilnya.

"Saya tidak bisa menghindar saat mobil Truk kapur itu kembali mundur. Mau ambil arah kanan tapi dari arah berlawanan Bogor ke Sukabumi mobil antri, saya pasti tabrakan, saya ambil ke kiri jalan tapi sudah tidak bisa menghindar," kata Dedin Sopir Avanza bersama 4 penumpang yang di bawanya.

Setelah menyeret dua kendaraan di bagian belakang, Truk bermuatan batu kapur itu terbalik melintang di ruas jalan Sukabumi - Bogor.

Saat Truk meluncur mundur, Dedin mengaku masih sadar dan bisa banting stir ke arah kiri jalan sehingga mobil yang dikendarainya tidak ikut terseret kebawah jalan turunan curam Cipamuruyan.

"Untuk saya masih sadar kalau gak mobil kami akan terseret meluncur kebawah," ungkapnya.


Ditemui di tempat yang sama, Doni Rahmat, Ketua Pemuda  RT 01 / RW 09 Desa Pamuruyan kepada team jejakinformasi.id menyatakan tanjakan Pamuruyan cukup curam dan kerap menelan korban kecelakaan.

"Disini rawan, rentan kecelakaan, sudah beberapa rumah disekitar sini jadi korban akibat mobil yang kembali meluncur tidak kuat menanjak ataupun kendaraan yang rem blong dari arah atas," jelas Doni.

Di lokasi kecelakaan, sejumlah Petugas Kepolisian melakukan upaya buka tutup di ruas jalan Sukabumi - Bogor yang malam ini masih terpantau padat.

"Kalau dihitung hitung lebih dari 20 kali mobil besar kecelakaan dan menabrak rumah disini, yang paling sering kontainer dan truk besar dari arah Sukabumi menuju Bogor, karena bermuatan berat dan tidak kuat menanjak, dengan kondisi tanjakan berbelok tajam dan kontur jalan, mobil tua dengan muatan berat gak bakalan kuat menanjak," sambung Doni.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hingga pukul 23.00 WIB, kondisi Truk kapur masih belum bergerak dari posisi terbalik tengah dilakukan evakuasi terhadap kendaraan.

Reporter : Wahyu
Editor : Jack
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×