Pematang sawa Tanggamus--Jejakinformasi.id--Lagi dan lagi perbuatan tidak terpuji ditunjukkan oleh seorang oknum kepala desa (Pekon) terhadap Awak media, sehingga membuat seorang wartawan merasa takut dan masih trauma.Minggu/31/10/2021.
Menurut keterangan Korban (Helmi Efendi) yang berprofesi sebagai seorang wartawan dan sebagai kepala biro dari media Jejakinformasi.id. Bahwa keperluannya ingin menemui kepala pekon TIKHOM yakni bp IRFAN Dengan maksud akan menanyakan perihal Proposal MoU langganan media dipekon Tikhom kecamatan Pematang Sawa.
Namun betapa terkejut dan terheran-heranya Helmi ketika sampai didepan pintu rumah pak Kakon, ucapan salamnya disambut dengan gebrakan meja dengan keras sambil mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Sehingga dia merasa ketakutan.
" Waduh bg ,,aneh saya bang melihat tingkah laku pak Kakon IR tadi itu, karena ketika saya ucapkan salam bukan jawaban salam yang saya terima melainkan gebrakan meja dengan keras, dan juga marah marah dengan kata-kata tidak pantas."terang Helmi.
Helmi menambahkan bahwa ia sempat menanyakan kepada istri pak Kakon, Perihal mengapa pak Kakon kok tiba-tiba marah.
"Kak kenapa kak, kok abang marah marah dan ngamuk bahkan ngusir saya dengan nada keras seperti itu?. Ya,dek mending kamu pergi saja, abang mu lagi naik tensi darahnya."tiru helmi.
Dengan adanya arogansi oknum kepala pekon Tikhom tersebut, Helmi berharap agar pemerintah terkait dapat melakukan tindakan yang diperlukan. Supaya tidak ada lagi oknum-oknum yang lain dikemudian hari.
" Harapan saya kejadian ini bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah terkait agar dikemudian hari tidak ada lagi oknum-oknum yang lain, berbuat arogan jg" Harap nya.
(Helmi)
